Mengapa Tubuh Terasa Lebih Mudah Lelah Walau Kita Hanya di Rumah Saja ?

Bekerja, belajar, dan beraktivitas di luar rumah seperti yang kita lakukan sehari-hari memang bisa melelahkan. Hal ini kerap membuat kita ingin tidur-tiduran saja di rumah dan bersantai sambil menghabiskan waktu. Pada saat ini, banyak orang yang menghabiskan waktu lebih banyak di rumah dan memiliki banyak waktu untuk tidur-tiduran. Namun, siapa sangka bahwa berada di rumah seperti yang kita idam-idamkan selama ini ternyata juga sangat melelahkan.

Jokowi Minta Data Pasien Positif Corona, PDP, hingga Hasil Tes PCR Diumumkan

Salah satu sebab penanganan corona di Indonesia dinilai lambat adalah soal keterbukaan informasi. Masyarakat tidak tahu berapa jumlah kasus yang sedang ditangani, berapa yang punya gejala, dan sebarannya di mana saja. Dalam rapat terbatas hari ini, Presiden Jokowi meminta agar data-data terkait kasus corona tersebut diumumkan. Meski, perintah ini baru muncul setelah ada 4.241 orang positif corona di Indonesia.

5 Makanan yang Cocok untuk Program Diet, Enggak Cepat Lapar

Rasa lapar adalah salah satu alasan utama orang gagal melakukan diet. Dengan demikian, diet dengan makanan yang membuat Anda kenyang dalam waktu lama, bisa jadi metode yang baik. Berikut makanan yang bisa membuat kenyang selama proses diet. Sebagaimana dilansir Thehealthsite.

Kenali Apa Itu Meningitis, Penyebab, serta Gejala yang Muncul

Meningitis merupakan peradangan pada selaput atau membran yang melindungi otak dan saraf tulang belakang. Penyakit ini bisa disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, serta parasit. Secara usia, meningitis sangat mudah menyerang bayi dan anak-anak dibandingkan orang dewasa. Hal ini disebabkan oleh sistem pertahanan tubuh bayi dan anak-anak belum sekuat orang dewasa. Walau begitu bukan berarti bahwa orang dewasa bisa bebas dari penyakit ini karena tetap berisiko.

Ini Cara Bupati Banyumas "Paksa" Warganya Pakai Masker, dari Denda hingga Patroli Khusus

Kampanye mengenakan masker selama pandemi corona terus dilakukan Bupati Banyumas Achmad Husein. Dirinya bahkan telah membuat Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 440/212/Tahun 2020 tentang Peran Serta Aktif Masyarakat dalam Penanggulangan Penyebarluasan Corona. Tak hanya itu, dirinya juga berencana akan memberi denda dan membentuk tim patroli khusus untuk memantau warganya yang tidak mengenakan masker.

Ngeyel Jalan-jalan, 4 ODP di Banyumas Dijemput dan Dikarantina Paksa

Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Banyumas melakukan penjemputan paksa dan mengkarantina empat orang dalam pengawasan (ODP). Keempat ODP tersebut diketahui positif virus Corona setelah dilakukan rapid test. "Bahwa pada hari ini, kami telah melakukan evakuasi dan mengkarantina empat ODP secara paksa. Karena keempat ODP tersebut telah dilakukan rapid test dan keempat empatnya positif rapid test," kata Bupati Banyumas Achmad Husein seperti dikutip detikcom dari akun instagramnya, @ir_achmadhusein, Minggu (5/4/2020).

5 Ciri Awal Infeksi Corona, Diare Hingga Sesak Napas

Penyebaran virus corona covid-19 yang begitu cepat membuat berbagai negara seperti Amerika dan Italia menyalip China dalam jumlah kasus positifnya. Tidak sedikit, virus corona covid-19 kin ditaksir telah menginfeksi lebih dari 850 ribu orang di seluruh dunia. Virus corona covid-19 ini terus diteliti oleh pakar-pakar bidang kesehatan di berbagai negara. Sebab, virus ini termasuk strain baru. Sehingga masih sedikit sulit untuk mengidentifikasi apakah seseorang terinfeksi virus corona covid-19 in atau tidak.

Syekh Puji Bantah Nikah Siri dengan Bocah 7 Tahun

Syekh Puji membantah dirinya menikah siri dengan anak di bawah umur. Sebab pemberitaan selama ini sangat subyektif dan telah mencemarkan nama baiknya. Dia mengaku, ada oknum yang sengaja mengancam dengan meminta sejumlah uang kepada dirinya. Apabila tidak dipenuhi, maka oknum tersebut akan mempublikasikan berita kepada media. "Oknum itu meminta uang kepada saya sejumlah Rp 35 miliar. Lalu pake mengancam akan membuat beritanya juga. Isinya mengenai pernikahan saya dengan anak usia 7 tahun," katanya, Kamis (2/4).

MUI: Mudik saat Wabah Corona Haram karena Mencelakakan Orang Lain

Penyebaran virus corona di Indonesia semakin meluas. Jumlah tertular pun terus bertambah. Angka paling tinggi kasus positif corona ada di DKI Jakarta. Menjelang musim mudik, hal ini jadi kekhawatiran. Sebab, bukan tak mungkin virus tersebut tersebar ke sejumlah wilayah akibat perantau di Jakarta yang mudik ke kampung halamannya. Lantas, dalam islam, bagaimana hukumnya bagi orang yang mudik ke kampung halaman di tengah wabah corona seperti ini? Sekjen MUI Anwar Abbas menjelaskan, bahwa hal itu sudah difatwakan melalui Fatwa nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam situasi terjadi wabah COVID-19.

Mengenal Tamiflu, Obat yang Dipakai Terawan untuk Pasien COVID-19

Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengatakan karena belum ditemukan obat ataupun vaksin virus corona, saat ini pasien COVID-19 diberikan tamiflu sebagai pengobatan alternatif.  "Saat ini, berdasarkan rekomendasi dan protokol dari perhimpunan dokter paru Indonesia kita gunakan tamiflu yang kita punya sudah ada di Dinkes dan sudah dibagikan dan kita bagi lagi 450 ribu tablet tamiflu sesuai protokol PDPI," ucap Terawan, Kamis (2/4).