Warga Suriah Kristen dipaksa masuk Islam oleh pemberontak
Umat Kristen di Suriah mengaku dipaksa masuk Islam oleh tentara pemberontak. Jika tidak mereka akan dibunuh. Surat
kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (9/9), oposisi diperkuat oleh Al
Qaidah menguasai Desa Maaloula setelah bertempur dengan pasukan
Presiden Basyar al-Assad. Ini menyulut kekhawatiran sebab barat terus
mendukung pemberontak yang makin banyak disusupi ekstremis.
Salah satu warga Maaloula mengatakan pemberontak diantaranya berjanggut dan bertakbir sembari menghancurkan gereja dan menyerang sejumlah rumah warga Kristen.
"Mereka menembaki dan membunuh orang. Aku mendengar suara tembakan dan melihat tiga mayat tergeletak di tengah jalan. Presiden Barack Hussein Obama malah mendukung mereka?" ujar salah seorang warga.
Dalam sebuah video diunggah di Internet tentara pemberontak berbicara di depan kamera mereka akan membersihkan Maaloula dari pendukung Assad. Namun kantor berita Suriah mengklaim pasukan pemberontak bisa dipukul mundur.
Sumber: merdeka.com
Salah satu warga Maaloula mengatakan pemberontak diantaranya berjanggut dan bertakbir sembari menghancurkan gereja dan menyerang sejumlah rumah warga Kristen.
"Mereka menembaki dan membunuh orang. Aku mendengar suara tembakan dan melihat tiga mayat tergeletak di tengah jalan. Presiden Barack Hussein Obama malah mendukung mereka?" ujar salah seorang warga.
Dalam sebuah video diunggah di Internet tentara pemberontak berbicara di depan kamera mereka akan membersihkan Maaloula dari pendukung Assad. Namun kantor berita Suriah mengklaim pasukan pemberontak bisa dipukul mundur.
Sumber: merdeka.com

0 comments:
Post a Comment