Tentang Blog

LightBlog

Breaking

Jumat, 20 Maret 2015

Cara Melatih Pukulan Ayam Bangkok Agar Lebih Keras (New)

Ayam bangkok membutuhkan persiapan sebelum masuk dalam arena ayam aduan. rawat serta latihan ayam diimbangi pakan kaya gizi dan nutrisi seimbang membantu ketahanan tubuh ayam aduan terjaga. berbagai cara dan ragam latihan ayam bermanfaat bagi ayam untuk mengalahkan lawan. bentuk kaki ayam sebagai senjata untuk melancarkan pukulan ayam berbeda-beda. konon di negara asal ayam bangkok yaitu thailand, pengamatan kaki ayam berdasar ciri-ciri tertentu mempengaruhi pukulan ayam. dalam bahasa indonesia disebut "katuranggan ayam" pada bagian kaki guna mengetahui pukulan ayam keras dan tidak.


Jika di dalam kandang anda mempunyai ayam bangkok dengan pukulan kurang keras, cara melatih pukulan ayam bisa jadi sebagai solusi. melatih ayam tidak mudah. diperlukan kesabaran, ketelatenan, dan keuletan. begitu juga bawaan dari ayam bangkok anda. hasil maksimal latihan ayam aduan akan berbeda satu sama lain seiring pengaruh bawaan ayam bangkok aduan.
ciri-ciri bahan ayam bangkok ideal ikut latihan ayam :


  • Tulang ayam bangkok bagus 
  • Teknik tarung ayam bangkok sulit dipukul dan dipegang lawan serta sering memukul
  • Pukulan ayam bangkok bersih meski akurasi pukulan tidak terlalu cepat dan kuat

Tujuan melatih pukulan ayam bangkok supaya pukulan ayam bangkok kuat dan keras. rutinitas dan seimbang dalam latihan kan menentukan hasil yang akan dicapai. tata cara melatih pukulan ayam bangkok masing-masing orang berbeda. tapi pada dasarnya sama. maka dari itu, melatih pukulan ayam bangkok dari berbagai sumber kiranya dapat dijadikan sebagai referensi atau seperti penjelasan dalam artikel ini.

Dimulai dengan latihan senam pagi hari, agar susunan otot ayam bagian kaki kan lebih kuat dan rapat selama 10 menit. lakukan latihan gebrak secara berkala 5 menit hari pertama, 10 menit hari kedua, dst disesuaikan kondisi ayam bangkok selama 2 minggu. kemudian ayam bangkok di latih loncat (untulan di angkat ketika ayam melakukan pukulan) sesuai kemampuan ayam dengan ditingkatkan setiap harinya. setelah itu ayam di umbar 1 atau 2 jam, kemudian ayam masuk box untuk istirahat. sore hari sekitar pukul 3/4 setelah ayam bangkok fit kembali, latihan kliter atau puter dilakukan. bisa juga diiringi pemberian pemberat kaki ayam sesuai umur dan berat ayam. setiap 2 minggu sekali lakukan latihan gebrak 2/3 air (agar badan ayam keras).

Pemberian porsi makanan tambahan atau jamu ayam disesuaikan dengan porsi latihan. untuk istirahat malam kandang dibuatkan tenggeran yang terbuat dari kayu bulat dan digantung dengan tali (melatih keseimbangan ayam) setelah 1 atau 2 bulan tes gebrak untuk melihat hasil latihan, tetapi sebelum ayam digebrak sebaiknya di istirahatkan 3/4 hari terlebih dahulu. semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar