Sadis, Bunuh Teman Kemudian Selfie dengan Mayatnya
Seorang remaja Pennsylvania membunuh teman sekelasnya. Sadisnya,
setelah menembak mati temannya itu, dia sempat foto bersama dengan jasad
korban sebelum dikirim ke seorang teman. Dikutip Dream.co.id dari laman Daily Mail, Kamis 12
Februari 2015, Maxwell Morton, 16 tahun, telah didakwa dengan
pembunuhan tingkat pertama terhadap Ryan Mangan, 16 tahun, dengan luka
tembak di wajah. Remaja asal Jeannette, Pennsylvania itu menghabisi Mangan tepat di
wajahnya dan kemudian berfoto bersama dengan jasad Mangan sebelum
mengirim foto itu ke seorang teman melalui aplikasi Snapchat.
Teman Morton itu memperlihatkan foto tersebut kepada ibunya yang kemudian melapor polisi. Mangan, seorang siswa SMP di Jeannette, ditemukan tewas sekitar pukul 6 sore pada tanggal 4 Februari oleh ibunya, Rebecca Murtland. Penyidik di tempat kejadian perkara menemukan selongsong peluru kaliber 9 mm. Namun polisi tidak menemukan pistol yang digunakan untuk menembak. Sehari setelah Mangan ditemukan tewas, ibu dari teman Morton mengatakan pada polisi bahwa anaknya menerima foto selfie korban di Snapchat yang duduk terkulai dengan satu lubang di wajahnya, Post-Gazette melaporkan.
Ibu teman Morton itu juga mengatakan anaknya menerima pesan dari Morton yang berbunyi 'Sudah aku katakan aku membawa senjata' dan 'Ryan bukan korban terakhir'. Akibat perbuatannya, Morton kini ditahan tanpa jaminan dan dituduh telah melakukan pembunuhan tingkat pertama dan memiliki senjata api secara ilegal. Morton akan menjalani sidang pertamanya pada 19 Februari mendatang.
Sumber: dream.co.id
Teman Morton itu memperlihatkan foto tersebut kepada ibunya yang kemudian melapor polisi. Mangan, seorang siswa SMP di Jeannette, ditemukan tewas sekitar pukul 6 sore pada tanggal 4 Februari oleh ibunya, Rebecca Murtland. Penyidik di tempat kejadian perkara menemukan selongsong peluru kaliber 9 mm. Namun polisi tidak menemukan pistol yang digunakan untuk menembak. Sehari setelah Mangan ditemukan tewas, ibu dari teman Morton mengatakan pada polisi bahwa anaknya menerima foto selfie korban di Snapchat yang duduk terkulai dengan satu lubang di wajahnya, Post-Gazette melaporkan.
Ibu teman Morton itu juga mengatakan anaknya menerima pesan dari Morton yang berbunyi 'Sudah aku katakan aku membawa senjata' dan 'Ryan bukan korban terakhir'. Akibat perbuatannya, Morton kini ditahan tanpa jaminan dan dituduh telah melakukan pembunuhan tingkat pertama dan memiliki senjata api secara ilegal. Morton akan menjalani sidang pertamanya pada 19 Februari mendatang.
Sumber: dream.co.id

0 comments:
Post a Comment