Tentang Blog

LightBlog

Breaking

Minggu, 19 Oktober 2014

Ini Dia Cara Murah Buat Hard Disk Eksternal dari Hard Disk Bekas

Biasanya sisa-sisa komputer lawas di rumah akan dijual dengan harga yang sangat murah. Namun, ada beberapa bagian yang bisa diselamatkan dan dipakai kembali, salah satunya adalah hard disk. Dengan cara yang mudah dan murah, Anda bisa merubah sebuah hard disk bekas menjadi hard disk eksternal (portabel) baru yang fungsional. Hard disk bekas dari sebuah laptop atau komputer biasanya sudah mempunyai kapasitas minimal 128 GB. Dengan kapasitas sebesar itu akan sangat 'mubazir' jika Anda hanya menyimpannya atau menjualnya saja.


Hard disk tersebut dapat dipakai sebagai perangkat penyimpanan tambahan untuk backup data atau sekedar menyimpan film-film dan lagu agar tidak memenuhi PC atau laptop yang dipakai sehari-hari. Lau bagaimana cara merubah hard disk bekas tersebut menjadi hard disk portabel? Caranya sangat mudah dan cukup murah dibanding harus membeli hard disk eksternal baru yang harganya bisa mencapai Rp 500 ribuan. Yang Anda perlu beli adalah 'rumah' untuk hard disk tersebut atau yang biasa disebut 'enclosure'. Berbekal enclosure Anda bisa merubah hard disk bekas menjadi hard disk eksternal baru.

Harga enclosure di pasaran termurah rata-rata dibanderol dengan harga Rp 80 ribuan. Jika Anda ingin enclosure dengan kualitas sedang bisa 'dipinang' dengan harga Rp 120 ribuan. Ada baiknya, Anda mengambil enclosure dengan bodi berbahan aluminium untuk perlindungan maksimal, mengingat hard disk sangat rentan rusak akibat benturan. Jenis enclosure yang tersedia di pasaran juga beragam, tetapi yang jamak ditemukan adalah enclosure dengan port USB. Tetapi, enclosure dengan port eSATA, Thunderbolt, dan Firewire juga sudah tersedia meski kadang harus melakukan pemesanan untuk mendapatkannya. Untuk merubah hard disk biasa menjadi hard disk eksternal, enclosure USB sudah cukup.

Setelah mendapatkan enclosure yang cocok Anda bisa melakukan proses perakitan. Akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dulu.

Sebelum melakukan instalasi hard disk ke enclosure, sebaiknya Anda terlebih dulu menyimpan atau memindah data yang ada di hard disk tersebut ke perangkat penyimpanan lain. Hal ini bertujuan untuk melindungi data apabila terjadi masalah saat instalasi. Sebab, dalam beberapa kasus terdapat enkripsi (kode keamanan) atau masalah ketidakcocokan antara hard disk dan enclosure yang memaksa kita untuk mem-format ulang hard disk tersebut.

Hampir semua enclosure memiliki cara perakitan yang sama. Anda hanya perlu menancapkan 'kepala' dari enclosure tersebut ke soket dari hard disk. Setelah itu, Anda hanya perlu memasang casing luarnya. Pada beberapa jenis enclosure, Anda diharuskan melepaskan beberapa baut untuk membuat sambungan antara hard disk dengan kepala enclosure dapat bersatu. Kemudian, Anda bisa memasang kembali baut-baut tersebut ke tempatnya untuk menguatkan sambungan tadi. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda juga menyiapkan sebuah obeng berukuran kecil.

Setelah semua terpasang, langkah berikutnya adalah menghubungkan kabel USB yang terdapat dalam satu paket penjualan pada enclosure. Kemudian, Anda sudah bisa mencolokkan kabel USB tersebut ke port yang terdapat di komputer atau laptop Anda. Apabila di enclosure yang Anda beli terdapat dua buah USB, maka sebaiknya Anda memasangkan semua kabel tersebut pada komputer. Dua buah kabel USB biasanya diperlukan bagi enclosure tersebut untuk bekerja secara optimal dan tidak mati saat tengah digunakan. Sebab, pada beberapa jenis enclosure daya yang dibutuhkan untuk melakukan transfer data cukup besar, PC World (09/10). Terlebih bila Anda mencoba memainkan film langsung lewat dari dari hard disk eksternal.

Berbekal cara mudah dan murah tersebut, kini Anda tidak perlu lagi menjual hard disk bekas komputer kantor atau komputer rumah, karena Anda masih bisa menggunakannya kembali untuk keperluan lain yang lebih berharga dari uang hasil penjualan hard disk tersebut.


Sumber: merdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar