Tentang Blog

LightBlog

Breaking

Sabtu, 20 Agustus 2016

KKR KRISTEN 23 AGUSTUS 2016 Pdt DR Ir Niko Njotorahardjo di Purwokerto

Purwokerto adalah ibu kota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Berbagai julukan bagi Purwokerto dari kota wisata, kota kripik, kota transit, kota pendidikan sampai kota pensiunan karena banyaknya pejabat-pejabat negara yang pensiun dan menetap di kota ini. Di kota ini pula terdapat museum Bank Rakyat Indonesia, karena bank pertama kali berdiri ada di sini dan pendiri bank ini adalah Raden Bei Aria Wirjaatmadja putra daerah Purwokerto.
 
Purwokerto masih menjadi bagian Kabupaten Banyumas sebagai pusat pemerintahan. Secara administratif, Purwokerto terbagi menjadi 4 kecamatan dengan 27 kelurahan. Purwokerto terletak di selatan Gunung Slamet, salah satu gunung berapi yang masih aktif di pulau Jawa. Purwokerto dikenal sebagai kota transit karena letaknya berada di tengah-tengah antara kota-kota besar antara Bandung-Yogyakarta, Jakarta-Yogyakarta, Bandung-Semarang. Mottonya “Purwokerto kota Satria”. Satria sendiri merupakan kependekan dari Sejahtera, Adil, Tertib, Rapi, Indah, dan Aman. Purwokerto dikenal sebagai salah satu kota pelajar di Pulau Jawa, mahasiswa-mahasiswa dari berbagai kota di pulau Jawa menuntut ilmu di perguruan tinggi di sini (terutama di Universitas Jenderal Soedirman dan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto UMP). Ribuan kamar kos, ratusan tempat makan didirikan, kios-kios alat tulis, warnet sampai jasa pencucian baju (laundry) pun bermunculan berkenaan dengan kebutuhan mahasiswa. Kondisi ini membuat perekonomian kota Purwokerto tumbuh cukup signifikan sebagai kota jasa. 
 
Bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa dengan dialek Banyumasan (Ngapak). Kenthongan atau musik thek-thek adalah seni musik khas yang dimainkan dengan alat musik bambu yang dimainkan oleh 20-40 orang. Kebudayaan Begalan dan Ronggeng adalah kesenian asli Banyumas. Dua Stadion besar di kota Purwoketo yakni GOR Satria (milik Pemerintah Kabupaten Banyumas) dan GOR yang dimiliki oleh UNSOED yaitu GOR Soesilo Soedirman yang sering dijadikan homebase Pelatnas Atletik karena memiliki Trek Lari yang berstandar Internasional. Purwokerto pernah melahirkan pelari nasional Poernomo yang menjadi pelari jarak pendek Indonesia pertama yang mengikuti Olimpiade. Pebulu tangkis Christian Hadinata dan Fung Permadi atlet kelahiran Purwokerto yang telah meraih berbagai macam penghargaan tingkat internasional, sedangkan Meitri Widya Pangastika adalah atlet renang putri. Begitu melekatnya cabang aletik di Purwokerto sehingga SMAN 3 Purwokerto mengkhususkan 1 kelasnya untuk menjadi atlet.
 
Makanan khasnya Mendhoan, yaitu tempe yang diiris tipis, dilapisi tepung, dibumbui, lalu digoreng setengah matang (mendho). Makanan khas lainnya yaitu kripik tempe, sroto, nopia, gethuk goreng dan lainnya.
Selain Museum BRI, wisata alam di Purwokerto antara lain: Pancuran Pitu, Gua Sara Badak, Curug Cipendok, Bumi Perkemahan Baturraden, Telaga Sunyi, Mata Air Panas Kalibacin, Wahana Wisata Lembah Combong. 
 
Bagi Saudara yang berada di Kota Purwokerto dan sekitarnya, persiapkan diri Saudara dan ajak sanak saudara untuk mengikuti Healing Movement Crusade pada tanggal 23 Agustus 2016 bertempat di GOR Satria, Purwokerto pukul 16.30 WIB.
 
Mari hadiri dan doakan agar lawatan Tuhan turun atas Kota Purwokerto dan melawat setiap pribadi yang hadir. Pembebasan seutuhnya dialami. Pelipatgandaan mujizat terjadi! Tuhan Yesus memberkati.
Teamportal (MF)

9 komentar:

  1. Info yang bermanfaat bro (y)

    BalasHapus
  2. Brooo sekedar Saran Nich... Untuk Artikel Rohani jangan di Gabungin dengan artikel yang Sedikir Po*no... maaf saran aja, Saya Juga Anak Tuhan, dulu saya Punya Blog Rame, yang Online Sampai 500 Orang, Isinya copas doank dan sedikit Po*no, saya hapus blog tersebut dan Bangun Blog Baru yang sesuai...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thx gan saran nya, tp ini blognya dah terlanjur campuran isinya

      Hapus
  3. Dihapus saja artikel yang Rohani gan, buat di Blog yang baru....

    BalasHapus