Selasa, 25 Februari 2014

Selain Mahal, Internet 4G Amerika Ternyata Juga Lemot

  Eko Sutrisno       Selasa, 25 Februari 2014
Amerika Serikat dan Jepang merupakan dua negara maju yang menerapkan teknologi jaringan 4G LTE pertama di dunia. Namun, jaringan wireless di sana ternyata belum terbilang cepat seperti yang dijanjikan. Harganya pun kepalang mahal. Seperti yang dilansir oleh The Verge (21/2), laporan dari Ookla menyebutkan negara mana saja yang memiliki jaringan LTE terburuk di dunia. Posisi paling atas diduduki Paman Sam dan Negeri Sakura.

Di Amerika Serikat, jaringan LTE ternyata hanya mampu mengatasi pengiriman data dengan kecepatan 13.2 megabit per second (Mbps). Padahal, di beberapa negara lain di dunia seperti Australia dan Kanada, kecepatannya bisa dua sampai tiga kali lebih baik. Bahkan, dibanding beberapa negara maju yang menawarkan jaringan LTE, Amerika Serikat tergolong yang jaringan LTE-nya paling lamban. Jaringan 4G di sana masih kalah cepat dari yang ada di 40 negara lain kecuali Puerto Rico, Filipina, dan India.

Parahnya lagi, jaringan LTE dihargai sangat mahal oleh operator seluler Amerika Serikat. Rata-rata, operator seperti Verizon mematok biaya USD 4,05 per Mbps. Padahal, di Inggris operator EE hanya mematok USD 2,25 untuk tiap Mbps. Patut disadari bahwa luas Amerika Serikat sendiri memang jadi salah satu kendala kenapa jaringan LTE jadi lemot di sana. Banyaknya pengguna smartphone Amerika dengan jaringan itu pun membuat lalu lintas data di LTE juga sibuk.

Sumber: merdeka.com
logoblog

Thanks for reading Selain Mahal, Internet 4G Amerika Ternyata Juga Lemot

Previous
« Prev Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar