Sambaran petir telah merusak jempol dari patung Kristus Sang Penebus di Kota Rio de Janeiro, Brasil.
Pejabat mengatakan bagian ibu jari tangan kanan patung setinggi 38
meter itu tersambar petir selama badai pada Kamis malam, seperti
dilansir situs bbc.co.uk, Sabtu (18/1). Pejabat dari Keuskupan Rio de Janeiro, yang mengelola patung itu,
mengatakan kepada media Brasil bahwa perbaikan terhadap patung itu akan
dilakukan secepatnya.
Patung itu dikunjungi oleh hampir dua juta orang saban tahunnya dan
pada 2010 mengalami perbaikan menelan biaya sebesar Rp 48,3 miliar. Badai terjadi dua hari lalu itu menjadi salah satu badai dengan angka
tertinggi dari sambaran petir yang tercatat di Brasil, sejak Negeri
Samba itu memulai pemantauan badai pada 1999. Institut Nasional untuk Ruang Penelitian (Inpe) mengatakan kepada
surat kabar asal Brasil O Globo bahwa patung itu disambar petir
rata-rata antara tiga sampai lima kali setahun. Monumen itu diresmikan pada 12 Oktober 1931 di atas Gunung Corcovado dan dianggap patung bergaya Art Deco terbesar di dunia.
Sumber:merdeka.com
Sunday, 19 January 2014
Home »
Agama Kristen
,
Berita
,
Dunia
» Jempol Patung Kristus Sang Penebus di Brasil Rusak Akibat Petir
Jempol Patung Kristus Sang Penebus di Brasil Rusak Akibat Petir
Eko Sutrisno | Sunday, 19 January 2014
Related Posts
Betadine Ternyata Ampuh Meluruhkan COVID-19 Kandungan dalam obat betadine yaitu povidone iodine ternyata cukup ampuh untuk membunuh COVID-19. Hal tersebut diung
Mahaguru Kungfu Shaolin Tersangkut Skandal Korupsi & Hamili Wanita Kepala biara kungfu Shaolin ternama, Shi Yongxin, tersangkut skandal penggelapan dana umat. Dia juga dituding mengha
Patung Yesus setinggi 32 meter dibuat di sebuah gunung di Suriah Meski Suriah tengah dilanda perang saudara, namun sebuah patung Yesus terbuat dari perunggu telah dibangun di sebuah
Ulama Mesir Sebut Pria Boleh Intip Calon Istri Mereka Saat Mandi Pernyataan kontroversial seorang ulama asal Mesir telah menjadi berita utama pada pekan ini setelah dia mengeluarka
No comments:
Post a Comment