Teh adalah salah satu jenis minuman yang dipercaya dapat
menyehatkan tubuh. Kandungan herbal di dalamnya dapat meningkatkan
kualitas kesehatan Anda. Selain itu zat anti oksidan di dalam teh juga
mampu membuat Anda terhindar dari berbagai macam serangan penyakit. Namun ternyata ada beberapa hal berbahaya yang tersembunyi di dalam teh yang dapat merusak kesehatan Anda.
'Natural flavour' di dalam teh
Anda
patut waspada dengan tulisan 'natural flavour' di dalam teh. Sebab
tidak selamanya teh tersebut mempunyai kandungan alami yang mempengaruhi
rasa teh. Bisa jadi label tersebut hanyalah trik untuk menarik minat
konsumen untuk membeli teh produksi para produsen tersebut.
Kemasan teh
Pastikan
kemasan teh yang Anda konsumsi benar-benar aman. Terutama berkaitan
dengan teh celup. Sebab kantong teh celup ini mengandung epiklorohidrin,
senyawa yang dikenal mampu menurunkan sistem kekebalan tubuh,
menyebabkan kemandulan, dan kanker.
Komposisi teh
Selalu
pilihlah komposisi atau bahan teh yang organik. Sebab teh juga dapat
mengandung pestisida yang berasal dari daun teh yang ditanam.
Teh
dapat merugikan kesehatan Anda apabila Anda salah dalam memilih jenis
teh. Oleh karena itu sebelum mengonsumsinya, pelajari dengan benar
komposisi bahan, kemasan, dan cara mengolah teh tersebut.
Sumber: merdeka.com
Monday, 6 January 2014
3 Hal Berbahaya ini Tersembunyi di Dalam Teh
Eko Sutrisno | Monday, 6 January 2014
Related Posts
5 Kesalahan Saat Keramas yang Paling Sering Dilakukan Untuk kamu yang memiliki rambut tebal, tipis, keriting, lurus, atau apapun itu. Sebaiknya kamu lebih peka kepada ramb
Begini Cara Membedakan Cacar Monyet dan Cacar AirWabah cacat monyet terdeteksi di sejumlah negara di luar Afrika Barat dan Tengah yang menjadi endemik penyakit ini. Sej
Lewat Instagram, Jokowi Berikan 4 Tips Cegah Penularan Virus Corona Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk tidak takut dengan wabah virus corona. Hal itu disampaikan Jok
11 Makanan yang Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol Usai Menyantap Daging KambingPada saat perayaan hari raya Iduladha, konsumsi daging merah baik kambing atau sapi pada masyarakat Indonesia meningkat
No comments:
Post a Comment