Hukuman Unik, Pelanggar Lalulintas Diminta Bersedekah
Sebuah pengalaman menarik dialami oleh mahasiswa Arab Saudi yang
tengah belajar di Amerika Serikat. Pemuda yang tak disebut namanya itu
mengaku menerima hukuman unik dari polisi saat melanggar aturan lalu
lintas di kampusnya. Dikutip Dream dari laman Emirates 24l7, Sabtu 13
Desember 2014, pemuda itu melanggar aturan parkir. Sehingga menerima
surat tilang dan harus membayar US$ 75 atau sekitar Rp 935 ribu.
“Saya berkata kepada dia [polisi] bahwa saya adalah mahasiswa,” tutur pemuda itu.
Mendengar pengakuan itu, polisi Amerika itu berpikir sejenak. Ia mempertimbangkan status pemuda itu sebagai seorang mahasiswa. Yang sepertinya keuangannya terbatas.
Akhirnya, “Mereka setuju untuk membatalkan hukuman itu dan menggantinya dengan meminta saya terlibat dalam kegiatan sosial.”
Akhirnya pemuda itu diminta membeli makanan seharga US$ 15 atau sekitar Rp 187 ribu untuk dibagikan kepada fakir miskin. “Mereka meminta saya untuk membeli makanan kaleng US$ 15 dan diberikan kepada fakir miskin.” “Saya menawarkan memberi mereka US$ 15 tapi mereka berkata kepada saya, saya harus membeli makanan dan saya serahkan sendiri kepada fakir miskin,” tutur pemuda tersebut.
Sumber: dream.co.id
“Saya berkata kepada dia [polisi] bahwa saya adalah mahasiswa,” tutur pemuda itu.
Mendengar pengakuan itu, polisi Amerika itu berpikir sejenak. Ia mempertimbangkan status pemuda itu sebagai seorang mahasiswa. Yang sepertinya keuangannya terbatas.
Akhirnya, “Mereka setuju untuk membatalkan hukuman itu dan menggantinya dengan meminta saya terlibat dalam kegiatan sosial.”
Akhirnya pemuda itu diminta membeli makanan seharga US$ 15 atau sekitar Rp 187 ribu untuk dibagikan kepada fakir miskin. “Mereka meminta saya untuk membeli makanan kaleng US$ 15 dan diberikan kepada fakir miskin.” “Saya menawarkan memberi mereka US$ 15 tapi mereka berkata kepada saya, saya harus membeli makanan dan saya serahkan sendiri kepada fakir miskin,” tutur pemuda tersebut.
Sumber: dream.co.id

0 comments:
Post a Comment