Jumat, 06 September 2013

Posted by Echo Last Mild | File under :
EkoDoc- Memang untuk ayam aduan pasti segalanya harus disiapkan dengan baik dan benar, apalagi kandang ayam bangkok, kan tentu kita harus membuat kandang ayam bangkok aduan yang baik dan benar, yang ga bikin jalu ayam aduan kita jadi rusak, atau kaki ayam bangkok aduan kita bubulan ? Nah dari masalah tersebut saya mau berbagi tips membuat kandang ayam bangkok aduan yang baik dan benar itu bagaimana sich ? silahkan dibaca saja.


Berikut ini Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum membuat kandang ayam menurut Bang EkoDoc, hhe, silahkan dibaca dulu:
1.  Lokasi kandang harus jauh dari rumah sekurang-kurangnya 10 m dari rumah.
2.  Lokasi harus datar dan mempunyai pohon pelindung disekitar kandang agar kandang tidak kena Matahari langsung
3. Mempunyai saluran parit/selokan yang lancar sehingga waktu hujan air tidak tergenang.
4. Diutamakan dilokasi banyak tumbuh rumput,karena ayam sangat suka dengan dedaunan sebagai pengganti sayuran.
5. Arah kandang menghadap sinar Matahari,(dibuat serong menghadap sinar matahari pagi).
6. Arah kandang tidak boleh berlawanan dengan arah angin karena virus penyakit seringkali tersalurkan melalui angin.
7. Atap kandang harus baik sehingga waktu hujan tidak kemasukkan air dan dapat terhindar dari tempias air hujan
8. Kandang harus memiliki ketinggian yang cukup dari permukaan tanah sekurang-kurangnya 50 cm.
9. Kaki kandang harus dialas dengan batu atau ember/kaleng cat yang dicor dengan semen gunanya menghindari kelapukkan pada kaki kandang.
10. Kandang memiliki fentilasi yang baik sehingga ayam didalam kandang selalu mendapatkan udara yang segar.

Cara pembuatan kandang Ayam Bangkok
Disini saya akan menerangkan cara pembuatan kandang ayam aduan yang bertingkat yang akan dipergunakkan untuk anak ayam dan ayam dewasa.
Model kandang seperti ini lantai atas dipergunakan untuk anak ayam berumur 1 – 3 bulan.

Syarat-syarat kandang yang sehat adalah :
1. Kandang terkena cahaya matahari pagi sehingga tidak terlalu lembab dan dapat membantu pertumbuhan ayam.
2. Kandang mempunyai fentilasi udara yang baik agar udara didalam kandang tetap segar.
3. Lantai kandang harus rutin dibersihkan,jangan sampai ada kotoran yang menumpuk.
4. Luas kandang harus susuai dengan jumlah ayam yang berada didalam kandang.
5. Disamping tempat makan dan minum harus tersedia tempat tenggeran ayam,baik untuk anak ayam maupun untuk ayam dewasa karena ayam adalah hewan jenis burung jadi lebih suka bertengger untuk tidur.
6. Lantai kandang harus ditinggikan dari dasar tanah untuk mengurangi hawa dingin dari tanah (mengurangi kelembaban).
Semua ini harus betul-betul diperhatikan karena akan berpengaruh pada kesehatan ayam.Dibawah ini saya berikan gambar kandang ayam yang bertingkat yang dapat meminilisasi tempat dan bahan untuk kandang. model kandang bertingkat dimana pada bagian atas dipergunakan untuk anak ayam umur sehari sampai berumur tiga bulan.Posisi kandang menghadap Matahari terbit atau menyamping kearah Matahari pagi. Untuk menjaga kandang dari kelembaban tanah,kandang harus ditinggikan minimal 50 cm dari tanah dan untuk menghindari pelapukkan dan dari binatang rayap untuk itu kaki kandang harus diberi alas dengan kaleng / ember yang dicor dengan semen.

Kandang mempunyai ventilasi udara yang baik agar ayam selalu mendapatkan udara yang bersih,Dinding kandang yang berongga berfungsi sebagai fentilasi udara. Setiap petak kandang harus dibuatkan tempat tenggeran ayam baik untuk anak ayam ataupun untuk ayam dewasa.Karena ayam adalah sejenis burung yang suka bertengger

lantai dasar kandang yang dibuat berongga agar kotoran ayam jatuh dan kandang tetap bersih.Lantai seperti ini dipergunakan untuk ayam yang sudah berumur tiga bulan. kandang ayam untuk lancuran,tempat makannya dibuat diluar kandang dengan ketinggian normal 50 cm dan bagian depan kandang diberi kayu ring agar ayam aman dari gangguan luar.Untuk kandang seperti ini tempat minumnya digantungkan dari dalam dan lebih bagusnya dibuatkan juga disamping tempat makannya.

Untuk kandang lancuran lebih aman menggunakan kayu ring dibagian depannya dan jangan mempergunakan kawat karena akan merusak paruh ayam.Jika mempergunakan jaring tali pada bagian depannya akan membahayakan lancuran jika ada ayam lain yang datang dan bertarung dibalik jaring.Ukuran standar untuk kandang ayam lancuran adalah P.100 cm x L.100 cm x T.80 cm agar ayam bebas bergerak untuk mengepakkan sayapnya. kandang untuk anak ayam umur sehari sampai berumur 2 bulan.Ukuran kandang harus agak lebar agar anak ayam bebas bermain.Ukuran kandang sebaiknya = P.120 cm x L.100 cm x T.70 cm untuk 10 ekor anak ayam maksimal 15 ekor anak ayam.Untuk kandang anak ayam ini sebaiknya lantai diberi pasir putih agar kandang tetap kering dan sangat digemari oleh anak ayam serta akan membuat kaki anak ayam menjadi halus/tidak akan mengakibatkan luka/cacat pada kaki anak ayam.

Anak ayam yang baru menetas langsung dipisahkan dari induknya dan diberi lampu pijar sebagai pemanas ganti induknya.Pasang lampu pijar 60 watt sampai anak ayam berumur 2 minggu setelah itu lampu diganti dengan 40 watt. Setelah anak ayam berumur satu minggu pemberian makan dan minumnya mulai digantung setinggi leher anak ayam agar ayamnya kelak mempunyai kuda-kuda kaki yang kokoh,akan kuat mendorong lawan dan akan membentuk body ayam yang sempurna sebagai petarung. Semakin besar dan tinggi anak ayam diiringi juga dengan semakin dinaikkan/ditinggikan juga tempat makan dan minumnya.

Sekian Dulu Tips Dari Saya Cara Membuat kandang Ayam Bangkok Yang Baik Dan Benar
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

.